Assalamu’alaikum wr.wb.
Selamat pagi #SobatDU
.
Kami keluarga besar SMP Darul Ulum Waru mengucapkan Selamat dan Sukses atas Harlah Nahdlatul Ulama Ke-96. Dengan segenap warisan yang mulia untuk setiap nilai yang diwariskan oleh generasi kita, sesuai dengan khidmah NU tema yang di angkat pada Hari Lahir NU tahun ini yaitu “Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan”.
.
Tema tersebut memberikan arti bahwa di tengah keberagaman warna peradaban dalam perkembangannya NU menghadirkan sikap nasionalisme dan konsistensi. NU menumbuhkan sikap cinta tanah air yang ada di dalam akidahnya, NU melaksanakan tradisi turun-temurun berwawasan Ahlusunnah wal jam’ah.
.
Menuju satu abad tentunya gerakan NU harus senada, seirama, sefrekuensi sehingga terciptanya sebuah harmoni dalam kebhinekaan. Jadi, semangat Khidmah NU akan tetap menopang komitmen wawasan kebangsaan, menyebarkan ajaran Aswaja, dan tetap Istiqomah dalam membawa Islam yang Rahmatan lil alamin.
.
#HarlahNU96 #Instagram #SPEDUGE #SMPDarulUlumWaru #PPDBSPEDUGE2k22 #SobatDU #lfl #lff

KEGIATAN SOSIALISASI AKM 2021

        Sosialisasi dan Pengimbasan Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) pengganti Ujian Nasional akan segera dilaksanakan pada tahun ini. Sebelum melaksanakan ujian AKM ini pemerintah perlu mensosialisasikan hakikat, tujuan AKM, aturan pelaksanaan, dan lain sebagainya ke seluruh instansi pendidikan baik pada jenjang satuan SD sampai SMA. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Sidoarjo melaksanakan pelatihan Merdeka Belajar dan Sukses AKM PISA Tahun 2021 di SMP Darunnajah pada tanggal 24 s.d 26 November 2020 kepada seluruh kepala sekolah dan perwakilan guru SMP subrayon 24, 25, dan 30. Dari sosialisasi ini diharapkan semua peserta yang hadir bisa mentransferkan informasi AKM disekolahnya masing-masing guna terealisasinya kebijakan tersebut.

            Momentum Ujian Nasional yang biasanya terselenggara dari tahun ke tahun sekarang sudah ditiadakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Sebagai pengganti Ujian Nasional ini maka diberlakukan ujian assessment. Berdasarkan laporan PISA yang baru rilis, Selasa (3 Desember 2019) skor membaca Indonesia ada di peringkat 72 dari 77 negara, lalu skor matematika ada di peringkat 72 dari 78 negara, dan skor sains ada di peringkat 70 dari 78 negara. Tiga skor itu kompak menurun dari tes PISA 2015. Oleh karena itu, pelaksanaan AKM di anggap sebagai lompatan untuk memperbaiki kualitas Pendidikan Indonesia. Tujuan AKM yaitu mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah kompetensi yang benar-benar minimum, melalui AKM kita bisa memetakan sekolah-sekolah di daerah berdasarkan kompetensi minimum yang harus dipersiapkan

            Kegiatan Sosialisasi dan Pengimbasan AKM PISA 2021 SMP Darul Ulum Waru dilaksanakan di Pacet, Mojokerto pada hari rabu, 23 Desember 2020. Peserta dari Sosialisasi merupakan seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP Darul Ulum Waru. Sosialisasi tersebut juga mengundang Fasilitator Daerah Kabupaten Sidoarjo yang diwakili oleh Bapak Dr. Hartoyo, M.Pd. Kegiatan ini memaparkan materi AKM berupa materi: a) Asesmen Nasional. b) Kebutuhan Pembelajaran saat ini: Kreativitas dan Kompetensi Global, Multiple Intelligence, Asesmen Diagnostik. c) Portofolio Kerja Siswa. d) Penyusunan AKM berupa: Produk soal literasi membaca meliputi proses kognitif: (1) menemukan informasi, (2) interpretasi dan integrasi serta (3) evaluasi dan refleksi. Produk soal literasi numerik meliputi proses kognitif: (1) pemahaman, (2) penerapan dan (3) penalaran.

          Dari kegiatan materi penyampaian AKM tersebut, rencana ujian AKM 2021 dilaksanakan pada bulan Maret 2021 secara Nasional. Hasil asesmen bisa dimanfaatkan sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik di dalam penuntasan gaya belajar. Sekolah juga memiliki waktu yang memadai untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. AKM ini merupakan terobosan baru bagi dunia pendidikan di Indonesia. Dampak perubahan yang berlangsung saat ini mau tidak mau harus diikuti oleh stakeholder pendidikan di Indonesia karena dunia pendidikan memang perlu adanya suatu perubahan. Dari perubahan itulah nantinya kita bisa mengambil langkah maju untuk kualitas SDM di Indonesia. Dari perubahan yang baru itulah dapat memompa kreativitas dan kesadaran generasi penerus bangsa untuk maju baik secara pribadi, berbangsa, dan bernegara.(nfl)